Karang Intan, INFO_PAS — Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan kembali menunjukkan upaya nyata dalam pembinaan kemandirian warga binaan dengan hasil yang menggembirakan. Melalui program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1, kegiatan pertanian terus berkembang pesat, ditandai dengan keberhasilan panen kangkung yang mencapai 103 kilogram, pada Rabu (06/05/2026).

Panen ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pemberdayaan dan pengembangan keterampilan warga binaan. Dengan memanfaatkan lahan yang ada secara optimal, warga binaan dilibatkan langsung dalam proses bercocok tanam, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga panen.

Kasi Kegiatan Kerja (Giatja), Indra Wahyudi, menyampaikan bahwa hasil panen yang terus meningkat merupakan buah dari konsistensi pembinaan dan semangat warga binaan dalam mengikuti program yang ada.

“Panen kangkung hari ini mencapai 103 kilogram, ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari sebelumnya. Kami terus mendorong warga binaan untuk aktif dan produktif, karena keterampilan ini nantinya bisa menjadi bekal berharga saat mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kasubsi Bimbingan Kerja dan Lohasker, M. Ridhoni, menekankan pentingnya keberlanjutan program pembinaan berbasis kemandirian.

“Program SAE bukan hanya sekadar kegiatan, tetapi menjadi sarana pembelajaran nyata bagi warga binaan. Kami ingin mereka memiliki keahlian yang aplikatif, sehingga setelah bebas nanti, mereka mampu mandiri dan bahkan membuka peluang usaha sendiri,” jelasnya.

Keberhasilan panen ini juga memberikan dampak positif tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat luas. Hasil pertanian yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan, sekaligus menjadi simbol bahwa proses pembinaan di lapas mampu menghasilkan sesuatu yang produktif dan bernilai.

Dengan semangat pembinaan yang berkelanjutan, Lapas Narkotika Karang Intan terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang tidak hanya aman, tetapi juga membangun harapan baru bagi warga binaan untuk masa depan yang lebih baik. (ism).