Karang Intan, 29 April 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui pelatihan keterampilan produktif. Salah satu kegiatan unggulan yang kini активно berjalan adalah pelatihan menjahit yang dilaksanakan di area bimbingan kerja.

Kegiatan ini menjadi sarana bagi Warga Binaan untuk mengembangkan kemampuan praktis yang telah mereka pelajari sebelumnya. Dengan pendampingan dari petugas, mereka mampu memproduksi berbagai jenis pakaian, mulai dari busana sehari-hari hingga mengolah kain khas daerah seperti sasirangan menjadi produk siap pakai yang memiliki nilai jual.

Selama proses berlangsung, para peserta terlihat serius dan fokus dalam setiap tahapan pekerjaan. Mulai dari pengukuran bahan, pembuatan pola, pemotongan kain, hingga proses menjahit dan finishing, semuanya dilakukan dengan penuh ketelitian dan tanggung jawab.

Petugas Seksi Kegiatan Kerja, M. Nor, menjelaskan bahwa program menjahit bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang benar-benar bermanfaat saat mereka kembali ke masyarakat. Tidak hanya kemampuan menjahit, tetapi juga etos kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” ujarnya.

Program ini diharapkan mampu memberikan bekal nyata bagi Warga Binaan agar lebih siap mandiri setelah masa pembinaan berakhir. Selain itu, hasil karya yang dihasilkan juga berpotensi menjadi produk ekonomi kreatif yang bernilai dan kompetitif.

Dengan adanya pelatihan seperti ini, Lapas Narkotika Karang Intan menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pembinaan yang tidak hanya bersifat pembatasan, tetapi juga pemberdayaan.