Karang Intan, 24 April 2026 – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pembinaan berbasis pendidikan. Hal ini ditandai dengan kegiatan arahan perdana Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik), Fitrian Noor, dalam pelaksanaan perkuliahan warga binaan, Jumat (24/04/2026).
Kegiatan diawali dengan perkenalan Kasi Binadik yang baru kepada para warga binaan peserta perkuliahan. Suasana berlangsung hangat dan penuh antusiasme, menjadi awal yang baik dalam membangun komunikasi yang lebih efektif antara jajaran pembinaan dan warga binaan yang sedang menempuh pendidikan di dalam lapas.
Dalam arahannya, Fitrian Noor menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya program perkuliahan di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Ia menegaskan bahwa kesempatan menempuh pendidikan di dalam lapas merupakan peluang berharga yang harus dimanfaatkan secara optimal sebagai bekal masa depan.
Ia juga mengingatkan pentingnya disiplin, keaktifan, dan keseriusan dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pembinaan. Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, serta membuka peluang kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.
Selain memberikan arahan, Fitrian Noor juga membuka sesi dialog interaktif dengan warga binaan. Dalam kesempatan tersebut, para peserta menyampaikan berbagai pertanyaan, masukan, serta harapan terkait program pendidikan dan pembinaan yang sedang berjalan. Dialog berlangsung terbuka dan mencerminkan semangat perubahan yang positif.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan bahwa pendidikan merupakan pilar penting dalam proses pembinaan warga binaan.
“Kami terus berupaya memberikan akses pendidikan yang layak bagi warga binaan. Kehadiran Kasi Binadik yang baru diharapkan dapat memperkuat pembinaan serta meningkatkan motivasi warga binaan untuk belajar dan menyiapkan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Binadik, Fitrian Noor, menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh program pendidikan di lingkungan lapas.
“Saya mengapresiasi semangat belajar warga binaan. Pendidikan harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh karena menjadi bekal penting untuk membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan pembinaan yang produktif, humanis, dan berdampak nyata bagi warga binaan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menegaskan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pengembangan intelektual, mental, dan karakter warga binaan. Pendidikan diharapkan menjadi jembatan perubahan agar warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih siap, produktif, dan bermanfaat.