Martapura, INFO_PAS – Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menggelar kegiatan ramah tamah bersama seluruh petugas dan Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) usai pelaksanaan Desk Evaluasi dan Verifikasi Lapangan Tim Penilai Internal (TPI) secara virtual, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dilaksanakan melalui makan siang bersama di Rumah Makan Kayu Tangi, Bincau, Martapura. Momen ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus penguatan semangat bagi seluruh jajaran yang telah bekerja keras dalam rangkaian evaluasi pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Suasana santai dan akrab tampak mewarnai kegiatan tersebut. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, ramah tamah ini juga berfungsi mempererat hubungan emosional antarpegawai serta keluarga besar Dharma Wanita Persatuan, sehingga tercipta lingkungan kerja yang lebih harmonis, solid, dan positif.
Melalui kebersamaan tersebut, seluruh jajaran dapat saling berbagi cerita dan pengalaman di luar suasana formal kerja, sekaligus memperkuat komunikasi dan kekompakan tim dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kalapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kinerja, tetapi juga oleh kekompakan dan hubungan baik antar seluruh unsur di dalamnya.
“Kegiatan ini menjadi bentuk rasa syukur dan apresiasi atas semangat serta kerja keras seluruh jajaran dan Dharma Wanita yang telah bersama-sama mendukung rangkaian evaluasi dan verifikasi lapangan. Kebersamaan seperti ini penting untuk menjaga kekompakan, memperkuat silaturahmi, dan membangun energi positif dalam bekerja,” ujar Yugo.
Ia juga berharap semangat kebersamaan tersebut dapat terus terjaga sebagai pondasi dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berintegritas di lingkungan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Karang Intan menegaskan bahwa budaya kerja yang kuat tidak hanya dibangun melalui profesionalisme, tetapi juga melalui kebersamaan, kepedulian, dan hubungan kekeluargaan yang harmonis demi mendukung pelayanan publik yang lebih optimal. (nta)