Karang Intan, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan melakukan monitoring kesiapan sarana dan prasarana di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dalam menghadapi Desk Evaluasi dan Verifikasi Lapangan (Verlap) Tim Penilai Internal (TPI), Sabtu (09/05/2026).

Monitoring tersebut dilakukan sebagai bentuk penguatan kesiapan satuan kerja setelah Lapas Narkotika Karang Intan berhasil lolos penilaian Lembar Kerja Evaluasi (LKE) dan melanjutkan tahapan menuju evaluasi pembangunan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dalam kegiatan itu, Kakanwil meninjau langsung berbagai aspek penunjang pelaksanaan desk evaluasi dan verifikasi lapangan yang akan digelar melalui zoom meeting. Beberapa hal yang menjadi perhatian meliputi kesiapan ruang zoom meeting, perangkat teknologi informasi, jaringan internet, administrasi pendukung, hingga fasilitas pelayanan dan dokumentasi.

Tak hanya memastikan kesiapan teknis, monitoring juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan semangat seluruh jajaran dalam menghadapi tahapan evaluasi WBBM. Petugas tampak aktif melakukan pembenahan di berbagai sektor guna memastikan pelayanan dan fasilitas berjalan optimal.

Kakanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Mulyadi, menegaskan bahwa kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan desk evaluasi.

“Desk evaluasi bukan hanya soal penilaian administrasi, tetapi juga menunjukkan kesiapan, komitmen, dan kualitas pelayanan yang telah dibangun oleh satuan kerja. Saya melihat Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan memiliki semangat dan kesiapan yang baik untuk mengikuti tahapan evaluasi ini,” ujar Mulyadi.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus menjaga kekompakan, integritas, dan konsistensi pelayanan sehingga pembangunan zona integritas dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai pembenahan untuk menghadapi tahapan evaluasi secara maksimal.

“Kami terus melakukan pembenahan dan memastikan seluruh sarana pendukung maupun pelayanan berjalan optimal. Keikutsertaan dalam desk evaluasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat budaya kerja yang profesional serta berintegritas,” ungkap Yugo.

Keberhasilan Lapas Narkotika Karang Intan lolos penilaian LKE menjadi bukti komitmen jajaran dalam membangun tata kelola pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, dan semakin baik. Melalui kesiapan menghadapi desk evaluasi dan verifikasi lapangan TPI, Lapas Narkotika Karang Intan terus menunjukkan semangat perubahan menuju pelayanan publik yang bersih, modern, dan humanis. (nta)