Karang Intan, INFO_PAS – Meski berlangsung di hari libur, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan tetap menunjukkan komitmennya dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dengan menggelar simulasi Desk Evaluasi, Minggu (10/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh jajaran siap menghadapi proses evaluasi oleh Tim Penilai Internal (TPI).
Simulasi dilaksanakan secara terstruktur dengan menyesuaikan alur desk evaluasi sebenarnya, mulai dari pemaparan data dukung, penguatan materi presentasi, sesi tanya jawab, hingga pengecekan kesiapan sarana dan prasarana pendukung.
Seluruh pejabat struktural dan tim kerja tampak aktif mengikuti kegiatan yang berlangsung serius namun tetap komunikatif. Masing-masing tim diberikan kesempatan memaparkan kesiapan data, inovasi pelayanan, serta capaian pembangunan Zona Integritas yang telah dijalankan di lingkungan lapas.
Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi internal guna mengidentifikasi kekurangan serta memperbaiki berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan sebelum pelaksanaan verifikasi lapangan.
Dalam simulasi tersebut turut hadir Tim Reformasi Birokrasi (RB) Kantor Wilayah, Faqih, yang memberikan penguatan dan arahan strategis terkait kesiapan menghadapi Desk Evaluasi WBBM.
“Secara umum, paparan sebaiknya singkat dan jelas serta berbasis hasil, dengan menonjolkan capaian, peningkatan, dan inovasi yang berdampak. Inovasi juga perlu disertai analisis risiko dan mitigasi yang tepat. Untuk Lapas Narkotika Karang Intan, secara umum sudah baik, tinggal terus ditingkatkan agar pada saat verifikasi lapangan seluruh layanan dan inovasi dapat tampil lebih optimal, terintegrasi, dan mencerminkan pelayanan prima,” ujar Faqih.
Selain memperkuat substansi evaluasi, simulasi tersebut juga dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan diri petugas, memperkuat koordinasi antarbagian, serta memastikan seluruh standar pelayanan dan administrasi berjalan sesuai ketentuan pembangunan WBBM.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan bahwa simulasi menjadi bagian penting dalam mematangkan kesiapan satuan kerja.
“Simulasi ini kami laksanakan untuk memastikan seluruh jajaran benar-benar siap, baik dari segi data dukung, paparan, maupun mental dalam menghadapi Desk Evaluasi WBBM. Ini bukan sekadar latihan, tetapi bentuk komitmen kami dalam mewujudkan pelayanan yang bersih, profesional, dan berintegritas,” ungkap Yugo.
Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Karang Intan terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun Zona Integritas menuju WBBM sekaligus memperkuat budaya kerja yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik. (nta)